ADAB BERBUAL
Berbicara hal-hal yang baik sahaja. Berkata benar. Tidak mencela saudaranya. Menjadi pendengar yang baik dan tidak memotong perkataan saudaranya “Apabila engkau sedang duduk berbicara dengan orang lain, hendaknya engkau bersemangat mendengar melebihi semangat engkau berbicara. Belajarlah menjadi pendengar yang baik sebagaimana engkau belajar menjadi pembicara yang baik. Janganlah engkau memotong pembicaraan orang lain.” (Hasan Al Basri Al-Muntaqa hal. 72). Tidak Berdebat.
1. Semua perbualan haruslah bertujuan kebaikan.
2. Jelas dalam perkataan.
3. Tidak berbual kosong dan bercakap besar.
4. Elakkan banyak bercakap dan mengulangi kata-kata yang penting jika perlu.
5. Menghindari ucapan yang batil.
6. Menjauhi perdebatan sengit.
7. Menjauhi kata-kata keji, mencela dan melaknat.
8. Menghindari banyak bergurau.
9. Menghindari menceritakan aib orang dan saling memanggil dengan gelaran yang buruk.
10. Menghindari dusta.
11. Menghindari mengumpat dan mengadu domba.
12. Berhati-hati memuji dengan niat membodek,
13. Penolakan terhadap sesuatu yang tidak dipersetujui haruslah dalam keadaan tetap menghormati, suara yang lembut serta tidak meninggikan suara. Penolakan harus penuh dengan dalil dan nasihat dan tidak bertentangan syariat. Penolakan hendaklah dimulai dengan menyampaikan sisi benarnya terlebih dahulu sebelum mengomentari yang salah. Saat menolak hendaknya menjaga hati dalam keadaan bersih, dan menghindari kebencian serta penyakit hati.

No comments:
Post a Comment